Perlu diakui jika salah satu hal tersulit sebelum memulai penelitian adalah menentukan topiknya. Hal ini karena beberapa orang tidak begitu paham cara menentukan topik penelitian yang menarik dan mudah dikembangkan, mengingat ada terlalu banyak pilihan.
Secara garis besar, cara menentukan topik penelitian skripsi dan penelitian lain itu tidak terlalu sulit, terutama jika Anda sudah tahu tips dan triknya. Anda pun tidak perlu khawatir karena semua langkah yang perlu dilakukan untuk mencari topik ada di sini.

Cara Menentukan Topik Penelitian
Jika Anda bertanya-tanya bagaimana cara menentukan topik penelitian, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan, seperti pada penjelasan berikut ini!
1. Kerucutkan pada Topik yang Terkait dengan Bidang Studi dan Topik yang Anda Sukai
Pada dasarnya, ada banyak sekali topik yang bisa Anda ulik di dunia ini. Lalu kira-kira, bagaimana langkah menentukan topik agar penelitian jauh lebih menarik? Sebagai langkah pertama, Anda bisa mengerucutkan dulu pada topik-topik yang sesuai bidang studi.
Contohnya, jika Anda belajar di program studi psikologi, carilah topik-topik yang berhubungan dengan psikologi. Bisa juga memilih topik inter atau multidisipliner yang menggabungkan dua bidang studi atau lebih, namun sifatnya tidak wajib bagi mahasiswa S1.
Karena pilihannya masih sangat banyak, Anda bisa kembali mengerucutkan topik penelitian dengan hal-hal yang Anda sukai. Misalnya, Anda tertarik dengan topik Narcissistic Personality Disorder (NPD) di psikologi, maka bisa kecurutkan topik ke arah sana.
Hal ini karena jangka waktu penelitian pasti akan lama, sehingga Anda harus tertarik pada topik tersebut agar lebih enjoy dan termotivasi saat menjalaninya. Hindari topik-topik yang tidak Anda sukai atau dirasa membosankan karena hanya akan menghambat.
2. Kerucutkan Kembali Topik ke Hal-Hal yang Familier
Karena topik yang Anda sukai mungkin masih terlalu luas, Anda bisa kembali mengerucutkannya ke hal-hal yang familier dengan kehidupan sehari-hari. Masalahnya tidak harus selalu personal, bisa juga dengan melihat masyarakat yang ada di sekitar Anda.
Ini adalah salah satu cara menentukan topik dalam penelitian agar penyusunan lebih efektif dan mudah. Coba lihat bagaimana kehidupan masyarakat, entah itu di lingkungan rumah, sekolah, kampus, kantor, atau bahkan di dunia maya melalui media sosial.
Ada banyak contoh topik penelitian yang terkait dengan NPD saat melihat kondisi masyarakat di sekitar Anda. Salah satunya adalah hubungan antara penderita NPD yang tidak terdiagnosis dengan pola asuh anak, mengingat awareness terhadap NPD masih sangat minim.
Ada banyak anak yang menjadi korban karena orang tua mereka punya NPD yang tidak terdeteksi. Hal ini seringkali memicu pola asuh yang salah atau kurang tepat. Selain itu, masih ada banyak topik NPD yang terkait dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
3. Pilih Topik yang Paling Menarik dan Layak Diteliti
Jika sudah mengerucutkan beberapa topik yang familier dengan Anda, langkah terakhir adalah memilih topik penelitian yang menarik. Hal ini karena tidak semua topik layak untuk diteliti. Sebagai tips, pilih topik yang sedang hits dan jadi pusat perbincangan.
Setelah topiknya ada, Anda tinggal membuat rumusan masalah dan tujuan penelitian. Hal ini penting agar Anda bisa membuat judul dengan lebih mudah. Jadi hindari membuat judul dulu, dahulukan rumusan masalah dan tujuan penelitian sebelum itu.
Alasannya jelas, yaitu untuk mengetahui apakah topik tersebut layak Anda teliti atau tidak. Jika pertanyaannya selaras dengan kebutuhan masyarakat, maka Anda bisa memilihnya. Tapi jika tidak relevan dengan kehidupan masyarakat, maka pilih topik yang lain.
Hal yang sama juga berlaku untuk tujuan penelitian, yaitu agar penelitiannya bisa memberikan manfaat bagi diri Anda sendiri dan orang lain. Jika terasa tidak ada manfaatnya, maka belum terlambat untuk memilih topik lain yang lebih relevan dan sesuai.
Setelah itu, Anda baru boleh menyusun judul sesuai dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian tersebut.
Penutup
Itulah cara menentukan topik penelitian yang bisa Anda lakukan agar pembahasan lebih menarik dan temanya lebih mudah untuk dikembangkan. Pemilihan topik itu sangat vital dalam penelitian, mengingat semua elemen tulisan ilmiah pasti berpusat pada topik.

Berbagi wawasan seputar bisnis, gaya hidup, dan inspirasi.



